Angelina Enny adalah lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, lahir dan besar di Lampung Utara. Ia mendalami kegiatan menulisnya bersama Ayu Utami di Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif, juga Workshop Cerpen Kompas 2015. Selain menulis, ia aktif terlibat dalam seni pertunjukan antara lain Madekur Tarkeni (2015), Barabah (2016), Kucing Hitam (2016), Suketi (2017), Melakoni Nokturnal Melankolia (2018).
Sekarang ia bekerja sebagai akuntan dan konsultan pajak di Jakarta.

Nokturnal Melankolia adalah buku debutnya yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama di tahun 2017. Enam belas cerita pendek dalam buku ini mengangkat luka batin yang dialami tokoh-tokoh di dalamnya, mulai dari seorang anak kecil, perempuan urban, sampai personifikasi sebuah boneka, berlatar Jawa abad ke-19, sampai kehidupan kota di masa sekarang. Karena kedalaman makna dan bahasanya,, karya ini dikategorikan ke ranah sastra.

Perempuan Penari adalah salah satu cerita di dalam buku Nokturnal Melankolia, menggambarkan bagaimana ketidakberdayaan terhadap tekanan dari luar, dalam hal ini perselingkuhan, dapat menyebabkan kemarahan pada diri sendiri yang justru malah menegasi konsep diri. Dibalut dengan tari Jawa yang apik, Perempuan Penari sukses memukau penonton di pertunjukan monolog Februari lalu.

Nantikan kehadirannya di FESTIVAL SASTRA BANGGAI tanggal 20-23 April 2018

#festivalsastrabanggai
#babasalmombasa
#resonansi
#FSB2018
#perjalanankedua
#ayokeluwuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *